Peb
23
2012
Today
Iklan
Iklan
Cuaca Cilacap 21-02-2012

Hujan Sedang
Suhu : 24-320C
Angin : 5-30km/jam
Cuaca Maritim KLIK Disini
Iklan

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Iklan
Pemkab Cilacap Usulkan Alokasi Pupuk Bersubsidi 45.245 Ton
Oleh Wagino   
Selasa, 17 Januari 2012 13:19

CILACAP, (CIMED) – Pemerintah Kabupaten Cilacap, mengajukan usulan alokasi pupuk urea bersubsidi untuk kebutuhan daerah ini pada 2012 sebanyak 45.245 ton. Hingga saat ini usulan itu masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari Gubernur Jawa Tengah.


Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Cilacap, Gunawan mengatakan, usulan sudah diajukan, tinggal menunggu SK alokasi dari Gubernur Jawa Tengah.

“Jumlah pupuk bersubsidi yang kita usulkan untuk alokasi 2012 sebanyak 45.245 ton,” terang Gunawan kepada CILACAPMEDIA.com, Selasa (17/1/2011).

Dijelaskan, usulan tersebut berdasarkan dari rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).

“Tapi kita belum tahu jumlah yang disetujui karena SK Gubernur belum turun. Biasanya lebih rendah dari usulan tersebut,” jelasnya.

Secara rinci Gunawan menyebutkan, jumlah usulan pupuk urea bersubsidi untuk tahun 2012 tersebut sebanyak 45.245 ton. Dari jumlah tersebut alokasi untuk tanaman pangan dan holtikultura sebanyak 36.848,80 ton. Sedangkan usulan perkebunan sebanyak 7.316 ton, peternakan 122 ton dan perikanan budidaya sebanyak 959 ton.

“Dari jumlah usulan 36.848,80 ton pupuk urea bersubsidi, tanaman padi paling banyak mendapat alokasi yaitu sebanyak 33.124,69 ton. Selebihnya sebanyak 3.724,11 ton untuk tanaman jagung, kedelai, cabe, ubi kayu, terong, timun, tomat dan sayuran lain,” urai Gunawan.

Sementara usulan pupuk jenis SP36 sebanyak 17.429 ton, ZA 11.885 ton, NPK 12.000 ton dan Petroganik 2.078 ton.

Gunawan mengatakan, penyaluran pupuk selalu berdasarkan pada alokasi sesuai SK Gubernur. Setelah SK Gubernur turun, penyaluran melalui distributor dan pengecer berdasarkan SK Bupati Cilacap. Sambil menunggu SK alokasi turun, pihak Dinas  mengambil kebijakan, kemungkinan mengajukan alokasi sementara.

“Sementara menggunakan acuan alokasi 2011,” ujar Gunawan tanpa menyebutkan jumlah alokasi 2011.

Sementara itu, terhitung mulai 2012 harga jual baru pupuk urea bersubsidi mengalami kenaikan Rp 200 per kg. Sehingga harga eceran tertinggi HET Rp 1.800 per kg, jadi satu sak pupuk urea bersubsidi harganya Rp 90.000.

 



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 

Posting komentar anda