|
Bupati Cilacap Berharap Proses Pemilukada Tidak Direkayasa |
|
Oleh Wagino
|
|
Minggu, 19 Pebruari 2012 20:36 |
|
CILACAP, (CIMED) – Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji meminta pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Bupati dan Wakil Bupati pada 9 September 2012 mendatang tidak direkayasa. Hal itu diungkapkan Bupati saat memberikan sambutan dalam acara kunjungan Kerja Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo di pendopo Wijayakusuma Cilacap, Sabtu (18/2/2012).
“Kami bersyukur, meskipun pesta demokrasi sudah dekat, namun dengan saat ini kondisi Kabupaten Cilacap masih dalam suasana aman,” ujar Bupati Cilacap.
Namun demikian, Bupati meminta kepada penyelenggara pemilu dan semua pihak termasuk para kepala desa dan kepala kelurahan untuk terus mengantisipasi terhadap berbagai hal yang dapat mengganggu kelancaran pelaksanaan pemilukada tersebut.
Dia menegaskan, sebagai aparatur pemerintah sudah seharusnya kita selalu menjaga kekompakan, kebersamaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Jangan sampai karena ada pemilukada, pelayanan kepada masyarakat terganggu. Ini sangat tidak saya harapkan,” tegasnya.
Bupati mengingatkan kepada KPUD, Panwaslu dan seluruh masyarakat Kabupaten Cilacap, bahwa Pimilukada adalah poses untuk mencari pemimpin, untuk dijadikan Bupati.
“Proses ini jangan direkayasa. Sekali lagi proses ini jangan direkayasa. Kalau proses ini direkayasa nanti akan menghasilkan Bupati yang hasil rekayasa. Sebab kalau sudah jadi Bupati, nanti akan jadi bupati yang pandai merekayasa,” tandas Tatto yang disambut tepuk tangan Gubernur Jateng Bibit Waluyo dan tamu undangan lain termasuk kepala Desa dan Kepala Kelurahan se-Kabupaten Cilacap.
|