Mei
22
2012
Today
Iklan
Iklan

Artikel Terkini :

article thumbnailOrang Gila

Cuaca Cilacap 21-05-2012

Hujan Ringan
Suhu : 24-320C
Angin : 5-35km/jam
Cuaca Maritim KLIK Disini

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Soal Pemilukada Cilacap, Gubernur Pesan Pilih Pemimpin Yang Amanah
Oleh Wagino   
Minggu, 19 Pebruari 2012 22:24

CILACAP, (CIMED) - Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo menyatakan bahwa apa yang disampaikan oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji terkait Pemilukada setempat adalah benar. Pemilukada adalah poses untuk mencari pemimpin, untuk dijadikan Bupati.

“Kita ini mencari pemimpin, bukan cari Bupati, bukan cari calon Bupati. Tapi cari pemimpin,” ujar Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo saat memberikan sambutan pada acara kunjungan kerjanya di Cilacap, Sabtu (18/2/2012) yang bertempat di pendopo Wijayakusuma Chakti.

Gubernur menerangkan, cari pemimpin itu yang seperti apa?

“Cari pemimpin itu yang lembah manah, pemimpin yang taqwa, yang pinter, yang respek terhadap rakyatnya, yang mengerti kesulitan rakyatnya, yang ngayomi, jangan sering memfitnah.Yang begitu itu baru namanya pemimpin,” terangnya.

Setelah pemimpin terpilih, lanjut Bibit, baru dijadikan Bupati.

“Nek durung-durung wis ora lembah manah, ora taqwa, ora jujur kok mbok pilih, ya salah mbok?” ujar Gubernur dalam bahasa Jawa yang disambut tepuk tangan.

Menurutnya, ia tidak bermaksud apa-apa, silakan itu hak masyarakat Kabupaten Cilacap. Bagi siapa saja semunya, lanjut dia, bahwa kita ini memilih pemimpin.

“Bukan memilih bupati tapi memilih pemimpin sing apik. Setelah pemimpinnya bagus kemudian disepakati jadi Bupati. Supaya tidak keliru, gunakan yang baik dengan hati yang jernih,” tandasnya.

Gubernur Bibit Waluyo secara tegas meminta kepada Kades, Lurah dan PNS se-Kabupaten Cilacap itu harus netral.

“Tidak ada yang tidak netral, semuanya netral,” tegas Bibit.

Ia menggambarkan, katakanlah kalau pak Bupati Tatto mau nyalon lagi, ya terbuka saja.

“Kalau memang pak Tatto jelek jangan dipilih, masa jelek kok dipilih. Kalau jelek dipilih ya jelas salah. Kalau sip ya silakan itu hak njenengan. Kalau jelek, apalagi misalkan pak Tatto terindikasi korupsi nyari duit terus, sudah jangan dipilih. Buat apa pilih bupati seperti itu,” bebernya.

Sehingga, pemimpin yang dipilih kelak adalah pemimpin yang amanah betul. Pemimpin yang bisa bantu rakyat, yang ngayomi rakyat.

“Eman-eman, Cilacap ini memiliki potensi yang besar, jadi harus dapat pemimpin yang amanah. Pemimpin yang benar-benar paham kesulitan rakyat dan benar-benar dirinya hanya untuk rakyat,” tandasnya.

Masih menurut Gubernur, seandainya pak Tatto tidak terpilih, wong dulunya dia tukang jual tivi ya wareg (kenyang, red). Jadi, tidak usah khawatir, semua itu Tuhan Yang Maha Kuasa yang ngatur.

“Benar itu benar, benar itu tidak salah, salah itu salah, salah itu tidak benar. Gusti Allah yang tahu, maju terus pantang mundur. Begitu caranya lo, kesatria namanya,” ujar Gubernur disambut aplous.

Bibit berpesan kepada para Kades dan Lurah agar mengikuti tahapan Pemilukada dengan baik. Termasuk kepada KPUD agar pelaksanaan direncanakan dengan baik, tahapannya ditata dengan baik.

“Jangan seperti berita di tivi, lanjut dia, datanya digelembungkan sana, digelembungkan sini. Dan kalau bisa pilkada sekali saja, jangan dua kali, hanya menghabiskan uang,” tegasnya.

Dia menambahkan, jadi pilihlah pemimpin yang baik, dengan hati yang jernih. Misalkan kalau ada yang nyogok-nyogok, kata dia, sogokannya terima saja, tapi kalau memang jelek tidak usah dipilih.

“Biar kapok orang yang seperti itu. Siapa saja yang memberi uang terima saja. Kapok kan. Bukan karena Rp 10 ribu, satu kaos atau dikasih telur dua, kemudian itu yang dipilih. Nanti itu malah membuat sengsara selama lima tahun kedapan,” pungkasnya.



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 

Posting komentar anda