| Jalan Jeruklegi-Sidareja-Patimuan Rusak Parah, Perbaikan Masih Tambal Sulam |
| Oleh Wagino |
| Senin, 17 Nopember 2008 17:08 |
|
Kerusakan terparah terdapat di ruas Kubangkangkung – Kawunganten. Kondisi serupa juga terdapat di ruas Gandrungmangu-Sidareja dan Kedungreja-Patimuan. Padahal kerusakan jalan tak hanya merepotkan para pengguna jalan. Namun juga berbahaya bagi para pengendara kendaraan bermotor, khususnya sepeda motor yang tidak sedikit mengalami kecelakaan lantaran menghindari lubang saat malam hari. Selain itu, kerusakan jalan juga menimbulkan ekonomi biaya tinggi, distribusi barang menjadi terhambat, bahkan ongkos juga menjadi makin besar. Sodik (50), warga Desa Karangkandri, seorang sopir truk material yang setiap hari melintasi ruas Jeruklegi – Sidareja mengeluh biaya perawatan kendaraannya meningkat akibat rusaknya jalan Kubangkangkung-Kawunganten. “Yang boros per, ban dan pelek. Dalam sebulan per selalu ada yang patah, ” kata Sodik kepada CilacapMedia.com, Senin (17/11). Menurut dia, meski kerusakan telah berlangsung lama, perbaikan hanya sekedar tambal sulam. “Sebelum lebaran jalan ditambal, tapi sekarang hujan turun sudah mulai mengelupas lagi,” ujarnya. Keluhan yang sama juga diungkapkan pengendara lainnya, Kusyanto (45), warga Sidareja yang hampir setiap hari pulang pergi Sidareja-Cilacap dengan sepeda motor. Dia mengeluhkan motornya sering mengalami rusak pada bagian shockbreaker dan kampas rem. Dihubungi terpisah, Kepala Balai Pelaksana Teknis (BPT) Dinas Bina Marga Provinsi Jateng wilayah Cilacap-Banyumas, Priyono, mengakui bahwa saat ini jalur tersebut memang sudah waktunya dilapis ulang, namun pemeliharaan terkendala anggaran. “Karena dana yang dibutuhkan untuk pemeliharaan besar jadi baru beberapa ruas jalan yang dilapis ulang selebihnya dengan penambalan,” kata Priyono. Dia mengatakan, pada tahun 2009 mendatang pekerjaan pelapisan ulang akan dilakukan di ruas tersebut, namun tidak seluruhnya. Seperti pada tahun ini, dia menambahkan, pelapisan ulang hanya sekitar 2 hingga 5 kilometer pada tiap ruas jalan yang rusak. |







