| Virus Susah-Susah Bahaya (SBY) |
| Selasa, 01 Desember 2009 14:36 |
|
Bagi sebagian pengamat antivirus yang tidak mengikuti perkembangan malware dengan seksama, tentunya tidak mudah mengerti mengapa bisa banyak bermunculan virus-virus yang disebut dengan virus lokal. Bahkan ada yang mengatakan bahwa tidak ada yang namanya virus lokal dengan argumentasi karena bahasa pemrograman yang digunakan adalah bahasa internasional, maka semua virus adalah virus internasional. Kalau definisi tersebut dipakai, maka produk-produk piranti lunak buatan programmer Indonesia seperti Accurate, Zahir atau Pesona Edu adalah produk Internasional ... mengapa ? Karena Bahasa Pemrograman yang yang digunakan adalah Bahasa Pemrograman Internasional ... Visual Basic, C, Turbo Pascal. Padahal yang dimaksudkan dengan definisi virus lokal adalah virus yang marak menyebar di suatu wilayah tertentu dibandingkan dengna wilayah lainnya di dunia ini dan penyebabnya adalah beberapa faktor seperti :
Begitupula jika virus lokal tersebut menampilkan pesan-pesan politik lokal seperti yang dilakukan oleh virus yang terdeteksi oleh Norman Security Suite sebagai Worm:W32/Smallworm. EVU. Worm ini lumayan membuat pusing karena agak sulit dibersihkan dengan beberapa tools yang umum digunakan. Norman mendeteksi salah satu varian worm ini sebagai W32/Smallworm.EVU (lihat gambar 1).
Gambar 1, Norman mendeteksi worm sebagai W32/Smallworm.EVU
Gejala Virus Jika worm sudah aktif (baik sengaja ataupun tidak disengaja), anda akan mengalami gejala sebagai berikut :
LupatuBag1
Soeharto ga di hukum, tomi bebas n SBY(Susah2Berbahaya )...ga jelas!!! akan tetapi hanya SBY yang jadi harapan negara ini ............ ...untuk saat ini lhox...... Solusi : Untuk Setiap Insan,terutama para pejabat negeri ini jangan terlalu memikirkan diri sendiri..... ....... mulailah memikirkan untuk kebersamaan&gotongRoyong dari yang terdekat Keluarga,Saudara. ......n.. .... tetangga terdekat.... ..
Sorry,Maaf,. ...Sorry. .......... ...... Kalau ini hanya Opini saya........ .. Sekian n thanks
Cara Penyebaran Beberapa hal yang dilakukan untuk melakukan penyebaran worm secara efektif yaitu sebagai berikut :
Penyebaran pada flashdisk/card reader lebih cepat aktif atau otomatis dengan memanfaatkan salah satu fitur windows yaitu autoplay. Dengan autoplay, worm dapat otomatis menginfeksi komputer anda dengan cepat. (lihat gambar 7)
Gambar 7, File autorun pada flashdisk/card reader.
File Virus Worm dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic (VB). File worm yang dibuat berukuran 180 kb dan 48 kb. Worm berukuran 180 kb menggunakan icon MSWORD (Microsoft Word) sedangkan worm berukuran 48 kb menggunakan icon Windows Explorer. Smallworm.EUV memiliki beberapa file worm utama yang diantaranya sebagai berikut : (lihat gambar 8)
Sedangkan file yang dibuat pada semua root drive termasuk pada flashdisk/card reader yaitu diantaranya sebagai berikut :
File yang dibuat pada flashdisk/card reader maupun root seluruh drive berukuran 180 kb. Selain file worm, file lain yang dibuat yaitu sebagai berikut :
File lain yang dibuat hanya berukuran 1 kb. Selain itu agar dapat aktif pada saat komputer dijalankan, worm juga membuat 2 file pada folder start-up windows yaitu sebagai berikut :
Pesan Pembuat Virus Selain membuat file worm, pembuat virus juga membuat 2 pesan, yaitu : (lihat gambar 9 dan 10)
Membuat User Account Baru Salah satu efek yang dilakukan oleh Smallworm.EUV terbilang cukup unik yaitu dengan membuat user account baru yaitu dengan nama "SBY". Untuk melakukan hal tersebut, worm membuat script sebagai berikut : net user SBY shadow /add net localgroup administrators SBY /add Pada script tersebut, worm membuat sebuah user baru dengan nama SBY dan password shadow. Kemudian dilanjutkan menjadikan user yang sudah dibuat tadi memiliki akses administrator. (lihat gambar 11)
Gambar 11, User yang dibuat oleh smallworm.EUV
Registry Windows Agar dapat aktif pada saat menjalankan Windows, virus membuat string registry pada :
Untuk mencegah akses user, virus membuat string registry pada :
Cara Pembersihan Virus
Lakukan Terminate Process pada file virus yang aktif secara bersamaan. Hapus string registry yang telah dibuat oleh virus. Untuk mempermudah dapat menggunakan script registry dibawah ini. [Version] Signature="$ Chicago$" Provider=Vaksincom Oyee [DefaultInstall] AddReg=UnhookRegKey DelReg=del [UnhookRegKey] HKLM, Software\CLASSES\ batfile\shell\ open\command, ,,"""%1"" %*" HKLM, Software\CLASSES\ comfile\shell\ open\command, ,,"""%1"" %*" HKLM, Software\CLASSES\ exefile\shell\ open\command, ,,"""%1"" %*" HKLM, Software\CLASSES\ piffile\shell\ open\command, ,,"""%1"" %*" HKLM, Software\CLASSES\ regfile\shell\ open\command, ,,"regedit. exe ""%1""" HKLM, Software\CLASSES\ scrfile\shell\ open\command, ,,"""%1"" %*" HKLM, SOFTWARE\Microsoft\ Windows NT\CurrentVersion\ Windows, AppInit_DLLs, 0 [del] HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\ CurrentVersion\ Run, MSOfficeLib HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\ CurrentVersion\ Run, RUN32DLL.exe HKCU, Software\Microsoft\ Windows\CurrentV ersion\Policies\ Explorer, NoRun HKCU, Software\Microsoft\ Windows\CurrentV ersion\Policies\ Explorer, NoFind HKCU, Software\Microsoft\ Windows\CurrentV ersion\Policies\ Explorer, NoFolderOptions Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama "Repair.inf" (gunakan pilihan Save As Type menjadi All Files agar tidak terjadi kesalahan). Setelah registry di repair, sebaiknya log-off/restart komputer anda. Hapus file virus secara manual dengan terlebih dahulu menampilkan file yang tersembunyi agar mudah dalam mencari file virus tersebut, yaitu dengan cara :
Kemudian hapus file-file berikut :
Serta hapus beberapa file berikut pada seluruh root drive termasuk flashdisk/card reader.
Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang ter-update dan mengenali virus ini dengan baik. Sumber : Vaksincom |


















