Mei
22
2012
Today
Iklan
Iklan

Artikel Terkini :

article thumbnailOrang Gila

Cuaca Cilacap 21-05-2012

Hujan Ringan
Suhu : 24-320C
Angin : 5-35km/jam
Cuaca Maritim KLIK Disini

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Asyik…Cilacap Dapat Jatah 9 Mobil Internet Keliling Cetak E-mail
Oleh Wagino   
Senin, 25 Juli 2011 12:14

CILACAP, (CIMED) – Kabar gembira bagi masyarakat Cilacap pengakses Internet khususnya yang berada di pedesaan. Sebab hari ini, Dinas Perhubungan meluncurkan mobil Internet keliling. Cilacap kebagian jatah 9 unit Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK) dari Kementrian Kominfo yang siap melayani masyarakat di daerah terpencil.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cilacap, Dian Setyabudi, untuk membuka isolasi informasi di daerah-daerah terpencil Kementrian Kominfo membuat program Internet mobiling yang dinamakan Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK).

“Ini untuk memberi kesempatan kepada masyarakat yang ada di pelosok desa terutama di daerah terpencil agar bisa mendapatkan segala informasi secara luas dengan mengakses Internet,” kata Dian kepada wartawan usai peluncuran MPLIK di halaman pendopo, Senin (25/7/2011).

Ia mengatakan, Global informasi bukan hanya milik orang-orang kota saja, tapi warga di desa sudah layak mendapat informasi yang didapat orang-rang kota.

“Apalagi akses yang disajikan merupakan Internet sehat sehingga dijamin aman,” tuturnya.

Disebutkan, untuk Kabupaten Cilacap mendapat alokasi 9 unit MPLIK dari Kementrian Kominfo.

“Ini akan melayani di 24 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Cilacap. Hari ini sudah diserahkan oleh Bupati sebagai wujud program Bangga Mabngun Desa,” terangnya.

Sembilan MPLIK tersebut, kata dia, masing-masing akan disebar setiap distrik yakni wilayah Cilacap Kota dua unit, wilayah Kroya tiga unit, Sidareja dua unit dan Majenang dua unit.

Ditanya apakah pengoperasian MPLIK membebani APBD? Dian secara tegas menjawab tidak membebani APBD.

“Untuk pengoperasiannya dilakukan oleh pihak ketiga, bukan oleh pemerintah daerah. Jadi tidak membebani APBD,” jelasnya.

Lebih lanjut Dian mengatakan, meski bantuan pemerintah untuk mengakses Internet tidak gratis, masyarakat yang hendak menggunakan layanan dikenakan tarif Rp 1.000 per jam.

“Tarifnya lumayan murah, saya pikir tarif tersebut saat ini sangat terjangkau untuk sekelas anak-anak. Kalau di warung-warung Internet mungkin sekarang berkisar 2500 hingga 3000,” urainya.

Saat disinggung apakah kehadiran mobil Internet keliling tidak mubazir? Pasalnya sekarang ini layanan Internet sudah menjamur bahkan sudah bisa menjangkau di daerah pegunungan.

“Sebelum layanan ini diluncurkan, sudah dilakukan survey terlebih dahulu oleh pihak ketiga dalam hal ini Jogja Digital, daerah mana saja yang memungkinkan bisa dilayani oleh MPLIK alias alias blank area,” jawabnya.

Dia menambahkan, mobil Internet keliling ini akan beroperasi selama empat tahun.

 

Layanan mobil Internet keliling tersebut sudah dimodifikasi sedemikian rupa yang dilengkapi 6 unit laptop diatas dua meja , dilengkapi 6 kursi. Unit mobil tersebut ditangani dua orang petugas terdiri dari seorang pengemudi dan seorang yang bertugas melayani para pengguna jasa internet mobil keliling tersebut. Sedangkan jaringan Internet yang digunakan yakni smartfren dan VSAT.



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 

Posting komentar anda